Rabu, 17 September 2014

Kamu itu pelangi

Gue sih ga berharap banyak, jika suatu saat nanti dia sadar atau tau bahwa gue pernah menulis ini, pernah memiliki rindu yang besar buat dia yang gak bisa gue sampaikan ke dia dan hanya bisa gue tulis disini setiap kali gue rindu, dia akan melihat ke langit dan berucap dalam hati *aku ingin bertemu kamu, kamu dimana sekarang* . Sepertinya harapan gue terlalu banyak ya ? ....

Langit terkadang gelap, terkadang terang.
Setelah langit gelap, hujan turun membasahi tanah, lalu terbitlah kembali mentari yang menerangi dunia dan muncul pelangi yang menambah keindahan birunya langit .

Aku sekarang sedang berada dibawah langit yang gelap dan sedang berdiri sendiri dibawah hujan yang bisa membuat aku kapan saja sakit .
Aku berusaha kuat menunggu terbitnya kembali mentari dilangit biru lalu muncul pelangi yang membuatnya semakin indah .
Ya tentu saja pelangi itu kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar